erek2 39

2024-10-08 03:09:11  Source:erek2 39   

erek2 39,qiuqiu99 pkv,erek2 39

JAKARTA, KOMPAS.com- Yamaha punya paten sepeda motor listrik dengan performa tinggi terbaru. Kemungkinan pabrikan Jepang tersebut sudah punya teknologinya, tinggal tunggu waktu yang tepat buat dijual.

Dikutip dari Rushlane, ada beberapa hal menarik terkait gambar paten motor listrik Yamaha. Pertama, motornya cuma memakai pendingin udara dan punya desain bungkus baterai yang unik.

Pemilihan pendingin sistem kelistrikan yang cuma pakai udara dilakukan untuk membuat motor tidak terlalu ribet. Selain itu juga bisa mengurangi biaya produksi dan tentunya bobor keseluruhan dari motornya.

Baca juga: Menanti Kehadiran Yamaha Tracer 300, Motor Petualang Ringkas

Gambar paten motor listrik sport baru YamahaRUSHLANE Gambar paten motor listrik sport baru Yamaha

Mungkin memang tidak seefisien kalau motornya pakai pendingin cairan. Cuma memang desain paten ini mengikuti perkembangan teknologi baterai yang nantinya bakal lebih tahan suhu, baik dingin maupun panas tinggi.

Kemudian buat cover baterai yang unik bentuknya bertujuan memaksimalkan ruang dan pembuangan panas. Satu motor diisi dengan dua pak baterai dan punya sirip buat mendinginkan baterai.

Secara sasis, modelnya memakai trellis di depan. Motor listrik dipasang agak ke belakang, tenaga dikirim ke roda belakang pakai rantau.

Baca juga: Awas Macet, Ada Perbaikan Tol Jakarta-Cikampek sampai Sabtu Besok


Soal performa, kemungkinan pakai model yang mengeluarkan tenaga 47 TK (rated) sampai puncak di 470 TK. Memang rentang tenaga yang jauh, cuma nanti kembali disesuakan dengan kebutuhan.

Melihat gambar patennya yang sudah utuh, kemungkinan Yamaha akan meluncurkan motor tersebut. Cuma jangan harap akan hadir dalam waktu dekat, masih beberapa tahun lagi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Read more